Tingkatkan Kualitas Pengajaran, Guru IPA MTs Al-Hikmah Tanon Ikuti Workshop PKB di MTsN 2 Sragen

SRAGEN – Dalam upaya memperkuat kompetensi pedagogik dan profesionalisme pendidik, Ibu Setyowati, S.Si., guru IPA dari MTs Al-Hikmah Tanon, berpartisipasi aktif dalam kegiatan Workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA MTs 001 Sragen, Jawa Tengah.

Acara yang berlangsung selama lima hari, yakni mulai tanggal 10 hingga 14 Januari 2026, dipusatkan di Aula MTs N 2 Sragen. Workshop kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yaitu "Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)."

Integrasi Spiritual dan Kasih Sayang dalam Sains

Tema yang diangkat tahun ini memberikan warna baru bagi para guru IPA. Peserta diajak untuk tidak hanya mengajarkan sains secara tekstual, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai ketuhanan dalam pelestarian alam (Ekoteologi) serta menyentuh sisi kemanusiaan siswa melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Dua narasumber kompeten dihadirkan untuk memberikan materi mendalam:

  1. Dr. Nurul Kamilati, M.Pd., M.Ed. (Widyaiswara BDK Semarang), yang memaparkan strategi implementasi kurikulum inovatif dan teknik pembelajaran sains yang berwawasan lingkungan serta spiritual.

  2. Bp. Wiyono, SE. MM. (Kasi Penmad Kankemenag Kab. Sragen), yang memberikan arahan terkait kebijakan penguatan madrasah dan pentingnya dedikasi guru dalam mencetak generasi emas yang berkarakter.

Dampak Positif bagi Madrasah

Keikutsertaan Ibu Setyowati, S.Si. dalam workshop ini diharapkan dapat membawa perubahan positif di lingkungan MTs Al-Hikmah Tanon. Dengan pemahaman baru mengenai Ekoteologi, pembelajaran IPA diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran santri untuk menjaga alam sebagai bentuk ibadah. Sementara itu, penerapan KBC diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hangat dan inklusif.

"Workshop ini sangat mencerahkan. Kita diingatkan bahwa mengajar IPA bukan sekadar rumus dan teori, tapi juga tentang menanamkan rasa cinta kepada Sang Pencipta melalui alam semesta serta mendidik siswa dengan pendekatan hati," ujar salah satu peserta.

Kegiatan PKB ini diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang akan diimplementasikan di madrasah masing-masing, guna memastikan ilmu yang didapat benar-benar berdampak pada kualitas belajar mengajar di Kabupaten Sragen.